Belum Ada Kepastian Tambahan Anggaran Untuk Persoalan Banjir dan Jalan Rusak

Belum Ada Kepastian Tambahan Anggaran Untuk Persoalan Banjir dan Jalan Rusak
Ilustrasi | jalan rusak

PEKANBARU - Menuntaskan persoalan banjir dan jalan rusak menjadi salah satu prioritas program kerja Penjabat (Pj) Walikota Pekanbaru Muflihun sejak dilantik satu bulan lalu. OPD terkait diminta untuk bekerja maksimal untuk menyelesaikan satu persatu persoalan ini. 

Namun, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru belum bisa memastikan adanya penambahan anggaran di APBD murni tahun 2023 untuk Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) guna menangani banjir dan jalan rusak.

"Sekarang belum sampai ke penambahan anggaran, baru menentukan berapa jumlah titik banjir dan jalan berlubang di Kota Pekanbaru," kata Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru Muhammad Jamil, Kamis (11/8/2022). 

Menurutnya, setelah dilakukan pendataan titik banjir dan jalan rusak, dikatakan Jamil, baru dilakukan penghitungan anggaran sesuai kemampuan keuangan daerah.

"Habis tu (setelah pendataan), baru pembahasan anggaran," ulasnya. 

Untuk pembahasan APBD murni 2023 sendiri, disampaikan Jamil jika saat ini baru tahap penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).

"Kalau sudah selesai, nanti baru disampaikan ke DPRD dalam bentuk KUA PPAS (Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara). Setelah itu baru dibahas dengan DPRD," terangnya. 

Seperti diketahui, hingga kini berbagai persoalan kota seperti banjir, jalan rusak dan sampah masih belum bisa diatasi Pemko Pekanbaru. Ketiga persoalan dasar itu pun lantas menjadi pekerjaan prioritas Pj Walikota Pekanbaru Muflihun.

Jamil menyebut, pembahasan APBD tersebut belum final dan masih ada pembahasan lanjutan. Sementara itu, untuk besarannya, estimasi APBD Kota Pekanbaru tahun 2023 tidak jauh berbeda dengan tahun ini.

Untuk diketahui, APBD Kota Pekanbaru tahun 2022 sebesar Rp2,560 triliun. Jumlah ini turun Rp37 miliar dari APBD tahun 2021 yakni sebesar Rp2,597 triliun.***

#Pemerintahan

Index

Berita Lainnya

Index