<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Latest Posts</title><link>https://riaukini.com/</link><description>Latest posts of our site.</description><atom:link href="https://riaukini.com/rss" rel="self" type="application/rss+xml" /><item><title>Delegasi Tiga Negara Apresiasi Konsep Green City di RTH Putri Kaca Mayang</title><link>https://riaukini.com/news/detail/6610/delegasi-tiga-negara-apresiasi-konsep-green-city-di-rth-putri-kaca-mayang</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU&lt;/strong&gt; &#45; Delegasi tiga negara Indonesia&#45;Malaysia&#45;Thailand (IMT), mengapresiasi konsep green city yang diterapkan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Putri Kaca Mayang, Jalan Jenderal Sudirman.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Demikian disampaikan Wali Kota (Wako) Pekanbaru Agung Nugroho, usai memimpin peninjauan lapangan bersama delegasi IMT untuk melihat konsep green city di RTH Putri Kaca Mayang, Rabu (5/8/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Peninjauan tersebut merupakan salah satu agenda dalam pertemuan Green Cities Mayor Council Indonesia&#45;Malaysia&#45;Thailand Growth Triangle (GCMC IMT&#45;GT) ke&#45;9 yang digelar di Kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dikatakan Wako Agung, RTH Putri Kaca Mayang yang telah menerapkan konsep green city merupakan taman ramah lingkungan yang dapat digunakan semua pihak untuk bermain bersama keluarga maupun menggelar berbagai event.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Di RTH ini juga ada perpustakaan. Jadi, orang tua bisa membaca buku juga sambil menemani anak bermain,&quot; terang Wako Agung.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kemudian, terang Agung, di RTH Putri Kaca Mayang juga terdapat maket pengelolaan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang kini dikelola oleh PT Indonesia Clean Energy (ICE) untuk menghasilkan gas metana.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Pengelolaan sampah di TPA ini, tadi juga sudah dipaparkan kepada para delegasi. Kita tujuannya bagaimana Pekanbaru mendapatkan carbon capture,&quot; ungkapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selanjutnya, di RTH Putri Kaca Mayang juga terdapat waste station atau fasilitas khusus untuk mengumpulkan, mengelola, dan mengolah berbagai jenis sampah anorganik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di waste station, warga bisa menukarkan sampah anorganik yang dihasilkan setiap hari menjadi e&#45;money atau uang elektronik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Ini (waste station) bagaimana menerapkan kepada masyarakat agar memilah sampah dan ada hasil dari memilah sampah tersebut,&quot; papar Agung.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Konsep green city yang ada di RTH Putri Kaca Mayang ini, tadi sudah kita jelaskan semuanya kepada para delegasi. Mereka semua apresiasi,&quot; ulasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Untuk itu, Pemko Pekanbaru siap bekerja sama dengan seluruh anggota IMT guna percepatan pembangunan kota hijau dan pembangunan perkotaan berkelanjutan melalui konsep green city.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Insyaallah kita akan sharing ilmu dan memberikan akses sehingga bisa bekerja sama dengan perusahaan yang peduli terhadap lingkungan. Ini tidak menggunakan APBD,&quot; pungkasnya.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://riaukini.com/assets/berita/original/27828582977-1000717177.jpeg"/><pubDate>Wed, 05 Aug 2026 18:30:00 +0700</pubDate><guid>https://riaukini.com/news/detail/6610/delegasi-tiga-negara-apresiasi-konsep-green-city-di-rth-putri-kaca-mayang</guid></item><item><title>Delegasi IMT&#45;GT Tinjau SMPN 4 Pekanbaru, Wako Tunjukkan Penerapan Sekolah Hijau Percontohan Nasional</title><link>https://riaukini.com/news/detail/6609/delegasi-imtgt-tinjau-smpn-4-pekanbaru-wako-tunjukkan-penerapan-sekolah-hijau-percontohan-nasional</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU&lt;/strong&gt; &#45; Wali Kota (Wako) Pekanbaru, Agung Nugroho, mengajak delegasi yang tergabung dalam Indonesia Malaysia Thailand (IMT) Growth Triangle (GT) Green Cities Mayor Council (GCMC) mengunjungi SMP Negeri 4 Pekanbaru, Rabu (5/8/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kunjungan lapangan tersebut menjadi bagian dari rangkaian agenda memperkenalkan implementasi konsep green city atau kota hijau yang telah diterapkan di Kota Pekanbaru.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;SMPN 4 dipilih karena dinilai berhasil menerapkan konsep green school dan telah menjadi salah satu sekolah percontohan nasional dalam penerapan lingkungan berkelanjutan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam kunjungan itu, Agung Nugroho bersama para kepala daerah dari Indonesia, Malaysia, dan Thailand meninjau langsung berbagai program ramah lingkungan yang dijalankan di lingkungan sekolah.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mereka melihat bagaimana konsep kota hijau diterapkan mulai dari pengelolaan lingkungan sekolah hingga edukasi kepada para siswa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;SMPN 4 Pekanbaru menerapkan berbagai inovasi lingkungan, di antaranya gerakan satu siswa satu polybag untuk penanaman tanaman hortikultura.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, sekolah juga mendorong penggunaan berbagai perlengkapan yang ramah lingkungan sebagai bagian dari upaya membangun budaya peduli terhadap kelestarian alam sejak usia dini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tidak hanya itu, para siswa turut menampilkan beragam hasil kreativitas dari pengolahan sampah daur ulang. Berbagai jenis limbah berhasil diolah menjadi produk yang bermanfaat, mulai dari pakaian hingga budidaya maggot sebagai salah satu solusi pengelolaan sampah organik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Hari ini kita turun ke sekolah yang sudah menjadi sekolah percontohan nasional dalam penerapan green city. Dari pemilihan sampah, pengolahan sampah jadi magot, dari sampah yang sudah terbuang bisa jadi produk yang bisa dimanfaatkan,&quot; kata Wali Kota Agung di sela&#45;sela peninjauan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Agung menilai, kunjungan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama antarkepala daerah dalam mewujudkan pembangunan yang berorientasi pada pelestarian lingkungan.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, seluruh delegasi yang hadir memiliki kesamaan pandangan bahwa pembangunan masa depan harus berjalan seiring dengan upaya menjaga kelestarian alam.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Karena masa depan yang baik itu bukan menyiapkan bangunan&#45;bangunan yang besar, tapi bagaimana menjaga dan memberikan lingkungan yang asri bagi generasi berikutnya,&quot; tutup Agung.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://riaukini.com/assets/berita/original/58744838048-img20260805143923.jpeg"/><pubDate>Wed, 05 Aug 2026 15:00:00 +0700</pubDate><guid>https://riaukini.com/news/detail/6609/delegasi-imtgt-tinjau-smpn-4-pekanbaru-wako-tunjukkan-penerapan-sekolah-hijau-percontohan-nasional</guid></item><item><title>Dishub Pekanbaru Terapkan 7 Simpul Pengawasan Halau Truk ODOL Masuk Kota</title><link>https://riaukini.com/news/detail/6608/dishub-pekanbaru-terapkan-7-simpul-pengawasan-halau-truk-odol-masuk-kota</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU&lt;/strong&gt; &#45; Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru, memperkuat pengawasan terhadap truk over dimension dan over loading (ODOL) yang nekat masuk jalanan kota.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Petugas Dishub ditempatkan di tujuh simpul pengawasan pada wilayah strategis. Langkah ini dilakukan untuk membatasi kendaraan bertonase berat agar tidak memasuki ruas jalan di dalam Kota Pekanbaru&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepala Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru, Masykur Tarmizi, mengatakan salah satu simpul pengawasan terbaru berada di Simpang Jalan Pesantren–Jalan Lintas Timur, Kecamatan Kulim.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Titik tersebut dipilih untuk mengantisipasi truk ODOL yang masuk ke pusat kota melalui Jalan Parit Indah, Jalan Harapan Raya, Jalan Hang Tuah hingga Jalan Jenderal Sudirman,&quot; kata Masykur Tarmizi, Rabu (5/8/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya jumlah petugas yang ditempatkan di setiap simpul pengawasan tidak bersifat tetap. Penempatannya disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan, tingkat kepadatan arus lalu lintas, serta potensi gangguan yang terjadi di masing&#45;masing lokasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saat ini, Dishub Pekanbaru menempatkan pengawasan truk ODOL di tujuh titik, yakni Simpang Jalan Lintas Timur–Jalan Pesantren, Simpang Jalan Kaharuddin Nasution–Jalan Soekarno Hatta di depan Batalyon Arhanudse, Jalan Soekarno Hatta di depan RS Sansani.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kemudian Simpang Jalan Garuda Sakti–Jalan HR Soebrantas, Simpang Jalan Tuanku Tambusai–Jalan SM Amin di Bundaran Tugu Songket, Simpang Jalan SM Amin–Jalan Air Hitam di Bundaran Restu Ibu, serta Simpang Jalan Riau–Jalan Soekarno Hatta.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami berharap truk ODOL tidak lagi melintasi ruas&#45;ruas jalan dalam kota yang bukan peruntukannya. Upaya ini juga diharapkan dapat meningkatkan keselamatan lalu lintas sekaligus mengurangi kerusakan jalan akibat kendaraan yang melebihi batas dimensi dan muatan,&quot; pungkasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://riaukini.com/assets/berita/original/48490446522-1000716431.jpeg"/><pubDate>Wed, 05 Aug 2026 11:00:00 +0700</pubDate><guid>https://riaukini.com/news/detail/6608/dishub-pekanbaru-terapkan-7-simpul-pengawasan-halau-truk-odol-masuk-kota</guid></item><item><title>Pemko Pekanbaru Masifkan Sosialisasi Bahaya LGBT dan HIV AIDS</title><link>https://riaukini.com/news/detail/6607/pemko-pekanbaru-masifkan-sosialisasi-bahaya-lgbt-dan-hiv-aids</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU&lt;/strong&gt; &#45; Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, terus memasifkan sosialisasi bahaya LGBT dan penularan HIV/AIDS. Para generasi muda diminta mewaspadai penularan penyakit mematikan ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hal ini disampaikan Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru, Markarius Anwar saat memimpin sosialisasi di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Pekanbaru, Rabu (5/8/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Wawako mengajak ratusan siswa dan siswi di sana mewaspadai penularan HIV/AIDS. Para generasi muda diimbau agar tidak terjerumus dalam aktivitas menyimpang penularan HIV/AIDS.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kepada generasi muda Kota Pekanbaru, Riau, kita harus waspada dengan penularan HIV/AIDS. Karena penyakit ini merusak masa depan, menjadi penghalang cita&#45;cita, dan menghancurkan hati orang tua,&quot; ujarnya.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menjelaskan, berdasarkan data terbaru, kasus HIV/AIDS kini banyak menular diantara mahasiswa. Penularan kasus ini juga banyak terjadi karena hubungan bebas sesama jenis, yakni Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender atau LGBT.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Oleh karenanya, ia meminta agar para siswa sudah waspada perilaku menyimpang sejak dini.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;HIV/AIDS sekarang sudah ada di kampus&#45;kampus, sebagian besar penularan ini juga terjadi karena perilaku LGBT. Maka anak&#45;anak kita minta waspada perilaku menyimpang sejak dini. Kalau ada teman yang suka memegang atau meraba bagian sensitif kita, harus segera ditegur atau dilaporkan kepada guru,&quot; jelasnya.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, LGBT adalah bentuk penyakit kejiwaan yang gejalanya bisa dimulai dari suka memegang bagian privasi teman sejenis. Sehingga hal ini harus dihentikan dan tidak bisa dianggap hal yang biasa atau menjadi candaan.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Guru dan kepala sekolah juga, kalau ada hal seperti ini jangan ditutup&#45;tutupi, harus segera ditangani agar tidak semakin berkembang. Perilaku menyimpang ini bisa berkembang karena ditutupi atau bercanda memegang bagian tubuh yang privasi dianggap biasa,&quot; jelasnya.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa Pemko Pekanbaru akan terus berkoordinasi, baik dengan Pemprov Riau, Komisi Penanggulangan AIDS (KPA), kepala sekolah, lembaga&#45;lembaga keagamaan dan sebagainya untuk terus menggencarkan sosialisasi dan pencegahan HIV/AIDS di Kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://riaukini.com/assets/berita/original/46914430424-1000716398.jpeg"/><pubDate>Wed, 05 Aug 2026 11:24:09 +0700</pubDate><guid>https://riaukini.com/news/detail/6607/pemko-pekanbaru-masifkan-sosialisasi-bahaya-lgbt-dan-hiv-aids</guid></item><item><title>IMT&#45;GT Bergulir di Pekanbaru, Wako Agung Sampaikan Pesan Kepedulian Jaga Lingkungan</title><link>https://riaukini.com/news/detail/6606/imtgt-bergulir-di-pekanbaru-wako-agung-sampaikan-pesan-kepedulian-jaga-lingkungan</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU&lt;/strong&gt; &#45; Ajang pertemuan internasional Indonesia Malaysia Thailand (IMT) Growth Triangle (GT) Green Cities Mayor Council (GCMC) 2026 resmi bergulir di Kota Pekanbaru, Rabu (5/8/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Seminar Pembangunan Kota Hijau yang diselenggarakan di Ballroom Hotel Pangeran, menjadi agenda pembuka pertemuan para kepala daerah dari tiga negara tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto didampingi Wali Kota (Wako) Pekanbaru, Agung Nugroho resmi membuka rangkaian kegiatan yang bakal berlangsung hingga 7 Agustus 2026 ini.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://riaukini.com/gambar/images/6a72ba544f696.jpg&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;Wako Agung dalam sambutannya mengatakan, bahwa merupakan suatu kebanggaan Pekanbaru, bisa menjadi tuan rumah ajang pertemuan para kepala daerah dari tiga negara ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Ini sebuah kehormatan dan kebanggaan bagi masyarakat Riau. Dan sebuah kebanggaan bagi kami bahwa IMT&#45;GT ini tuan rumahnya sudah diberikan petunjuk dan diberi amanah kepada pemerintah Kota Pekanbaru,&quot; kata Wako Agung.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, sebagai wali kota atau kepala daerah di daerah masing&#45;masing, tidak akan bisa kita bekerja sendiri tanpa ada kerja sama yang baik dengan kepala daerah lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Indonesia maupun di Malaysia ataupun di Thailand, masih banyak lagi kota yang harus dikunjungi untuk program pembangunan kota hijau. Pekanbaru bukanlah apa&#45;apa, namun dikatakan Agung pihaknya juga perlu nanti diberikan masukan maupun agar bisa bersama&#45;sama memajukan daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Tentu kerja sama ini juga tidak terlepas bagaimana kerja sama kita dalam menyejahterakan masyarakat kita di daerah masing&#45;masing,&quot; ucapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Agung menyebut banyak program&#45;program yang digagas untuk mewujudkan Pekanbaru sebagai kota hijau. Kemudian juga ada Program yang digagas Kapolda Riau yang diberi nama Green Policing.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Tema ini tentu mengingatkan kita bahwa kepedulian kita tidak lagi tentang bagaimana membangun gedung&#45;gedung besar. Tapi kita saat ini tentu bagaimana kita menjaga alam. Karena apa? Karena menjaga alam bagian juga menjaga masa depan anak&#45;anak kita,&quot; ucapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Agung menilai, hari demi hari tanah maupun sungai dan bahkan laut pun hari ini sudah mulai dilakukan untuk dibangun gedung. Oleh karena itu, Agung mengajak para kepala daerah yang mempunyai kebijakan untuk sama&#45;sama menjaga lingkungan, menjaga alam, dan melestarikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami sering diingatkan bahwa ketika kita memuliakan alam, memuliakan sungai, maka kita juga akan dimuliakan oleh alam yang selalu kita tempati ini,&quot; pungkasnya.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://riaukini.com/assets/berita/original/24942244610-img20260805100521.jpeg"/><pubDate>Wed, 05 Aug 2026 10:30:00 +0700</pubDate><guid>https://riaukini.com/news/detail/6606/imtgt-bergulir-di-pekanbaru-wako-agung-sampaikan-pesan-kepedulian-jaga-lingkungan</guid></item></channel></rss>