PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, di bawah kepemimpinan Wali Kota Agung Nugroho berkomitmen untuk terus menjamin fasilitas kesehatan bagi warga kurang mampu.
Langkah ini diambil di tengah kebijakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau yang memangkas alokasi sharing budget (pembagian anggaran) BPJS Kesehatan secara signifikan.
Sebelumnya, dari 150 ribu jiwa penerima bantuan BPJS yang masuk dalam skema sharing budget, Pemprov Riau menanggung hingga 55 persen anggaran, sedangkan sisanya beserta seluruh kuota full coverage ditanggung oleh Pemko Pekanbaru.
Namun, melalui surat keputusan terbaru, Pemprov Riau memotong alokasi bantuannya hingga tersisa 20 persen saja. Kondisi tersebut menyebabkan beban yang harus ditanggung APBD Kota Pekanbaru melonjak drastis hingga 80 persen.
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, mengungkapkan bahwa meskipun kebijakan porsi 80 persen tersebut terbilang berat, pihaknya tetap berupaya keras melaksanakannya demi perlindungan kesehatan masyarakat.
"Kami mencoba untuk bagaimana menjalankan instruksi ini walaupun berat. Kami akan menggandeng beberapa rumah sakit maupun badan usaha untuk membantu agar BPJS ini tidak hanya ditanggung oleh Pemerintah Kota," kata Agung Nugroho, Jumat (25/9/2026).
Sebagai jalan keluar, Pemko Pekanbaru merancang skema kolaborasi bersama pihak swasta, rumah sakit, dan badan usaha. Melalui skema ini, pembiayaan BPJS Kesehatan bagi masyarakat kurang mampu akan dibagi rata.
"Misalnya, pihak rumah sakit menanggung pembayaran 50 persen untuk sekian orang, dan 50 persen lagi ditanggung oleh Pemerintah Kota. Kita akan melakukannya sesuai dengan regulasi yang berlaku," lanjut Agung.
Kendati demikian, Agung menegaskan jika solusi ini masih menghadapi kendala di lapangan, Pemko Pekanbaru tidak akan tinggal diam. Mengingat jaminan kesehatan merupakan program nasional, ia berencana membawa persoalan ini kembali ke tingkat provinsi.
"Tentu karena ini program nasional, kalau tidak mampu juga kita akan sampaikan lagi kepada Pak Gubernur. Karena sejatinya, masyarakat Kota Pekanbaru ini juga merupakan masyarakatnya Pak Gubernur dan Provinsi Riau," pungkasnya.

