PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, terus memperkuat tata kelola data pemerintahan melalui pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) e-Walidata dan Forum Satu Data.
Kegiatan ini digelar sebagai upaya mewujudkan data yang akurat, mutakhir, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan guna mendukung kebijakan pemerintah yang tepat sasaran.
Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut usai membuka Bimtek e-Walidata dan Forum Satu Data di Hotel Batiqa, Rabu (20/5/2026), mengatakan, pemerintah daerah harus terus melakukan perbaikan dalam pengelolaan data.
Agar, kebijakan yang diambil benar-benar berdasarkan kondisi riil di lapangan. Wali kota telah menginstruksikan agar seluruh data pemerintah daerah dapat disajikan secara cepat, faktual, tepat waktu, dan berbasis real time.
"Jangan sampai data yang diminta baru terkumpul dua pekan kemudian. Data harus on time dan real time. Sehingga dapat langsung digunakan dalam pengambilan kebijakan," kata Pj Sekda.
Sistem pengelolaan data tersebut dibangun bersama Badan Pusat Statistik (BPS), Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), serta Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfotiksan) Kota Pekanbaru. Diharapkan, para operator dan admin perangkat daerah dapat segera memahami sistem tersebut. Sehingga, implementasi penginputan dan pengelolaan data berjalan optimal.
"Data akan menentukan kebijakan pemerintah ke depan. Kualitas kebijakan sangat ditentukan oleh suplai data yang memadai," ucap Ingot.
Sementara itu, Kepala Diskominfotiksan Pekanbaru Ardiansyah Eka Putra mengatakan, kegiatan Bimtek e-Walidata dan Forum Satu Data ini berlangsung pada 20-21 Mei di Hotel Batiqa Pekanbaru. Acara ini diikuti perwakilan OPD, operator data, serta pengelola data sektoral di lingkungan Pemko Pekanbaru.
"Materi yang disampaikan meliputi kebijakan dan implementasi Satu Data Indonesia, peran walidata dalam pengelolaan data sektoral, penggunaan aplikasi e-Walidata, standar dan interoperabilitas data, metadata, hingga praktik teknis penginputan data sektoral," ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Pemko Pekanbaru berharap tercipta tata kelola data pemerintahan yang lebih profesional, transparan, efektif, dan terintegrasi. Hal ini guna mendukung perencanaan pembangunan serta peningkatan pelayanan publik berbasis data.
Kegiatan ini menjadi ajang koordinasi sekaligus peningkatan kapasitas perangkat daerah sebagai produsen data. Seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) diharapkan dapat menyuplai data secara benar dan terintegrasi melalui aplikasi e-Walidata. Selanjutnya, Diskominfotiksan sebagai walidata akan memfasilitasi pengumpulan data tersebut untuk menjadi dasar penyusunan program dan kebijakan pemerintah daerah melalui Bappeda.
"Kami berharap peserta dapat memahami materi dengan baik, aktif mengikuti kegiatan, serta terus berkoordinasi dalam penginputan data ke E-Walidata di Diskominfotiksan," pungkasnya.

