Pekanbaru Diguyur Hujan Seharian, Malam-malam Wako Turun Ke Marpoyan Damai Cari Penyebab Banjir
Redaksi
Rabu, 22 April 2026 - 11:23:33 WIB
PEKANBARU - Wali Kota (Wako) Pekanbaru, Agung Nugroho turun langsung meninjau genangan air ke sejumlah wilayah pasca hujan yang mengguyur Pekanbaru, Selasa (21/4/2026) malam.
Agung melihat langsung luapan air, dan permasalahan yang sebabkan banjir akibat hujan yang turun dari siang hari hingga malam tersebut.
Didampingi Kepala Dinas PUPR Kota Pekanbaru, Edward Riansyah beserta Plt Camat Marpoyan Damai, Defna Leoni, Agung melihat luapan air dan penyumbatan drainase di Jalan Paus, Jalan Gelatik, hingga ke kawasan Soekarno Hatta.
"Saya turun langsung untuk melihat langsung kondisi lapangan, apa sebenarnya yang menjadi kendala utama sehingga air masih menggenang di titik-titik tersebut," kata Wako Agung, Rabu (22/4/2026).
Malam itu juga Wako langsung untuk meminta dinas terkait untuk terus bersiaga dan melakukan pemetaan ulang pada titik-titik yang masih sering terjadi banjir.
Dinas PUPR juga melakukan drainase jalan yang alami penyumbatan. Mereka mengangkat endapan sedimen, hingga sampah-sampah yang menyumbat drainase.
"Kita akan terus berupaya memperbaiki sistem drainase kota ini secara bertahap, namun pasti," jelasnya.
Ia menambahkan bahwa pembenahan banjir ini bukan hanya melibatkan pemerintah kota. Namun ada akses jalan yang di bawah Pemerintah Provinsi Riau. Ada juga yang di bawah pemerintah pusat.
"Ada gorong-gorong di Jalan Soekarno Hatta, tepatnya dekat Eco Green, posisinya di bawah aspal, sehingga harus dibongkar," ulasnya.
Menurutnya, pembongkaran gorong-gorong itu membuat air bisa mengalir arah Sungai Kampar. Ia menyebut bahwa arus di gorong-gorong itu cukup deras kala hujan.
"Maka harus dibuat, bagaimana aliran air lancar, tidak terhambat lagi," terangnya.
Agung menyatakan bahwa penanganan banjir saat ini sudah sesuai kewenangan pemerintah kota. Namun penanganan tidak terhenti di sana karena butuh koordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat.
"Agar penanganan banjir bisa optimal, sebab penanganan banjir ini butuh koordinasi dengan semua pihak," ungkapnya.
Banjir di Kecamatan Marpoyan Damai jadi perhatian setelah ada korban meninggal pada 10 April 2026 lalu. Korban yang kala itu mengendarai sepeda motor terbawa arus parit.
Pilihan Redaksi
IndexKepala BKPSDM Hingga Asisten III Setdako Pekanbaru Berganti, ini Nama-nama yang Dilantik
Viral Jukir Pasar Malam Pekanbaru Cekcok dengan Pengunjung! Dishub Turunkan Petugas
Ratusan Panel PJU di Pekanbaru Raib, Dishub Tingkatkan Patroli Rutin
Video Kafe Laksamana Muda Viral, Pemko Pekanbaru Tegaskan Komitmen Cegah LGBT
Udara Belum Membaik, Besok CFD di Pekanbaru Ditiadakan
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Daerah
Pemko Pekanbaru Gesa Sport Center Mini Belimbing, Target Rampung Akhir Tahun
Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:42:28 Wib Daerah
Penerimaan Pajak Pekanbaru Tumbuh Positif, Bapenda Himpun Rp1,04 Triliun
Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:00:00 Wib Daerah
Pemko Pekanbaru Segera Bagikan Seragam Gratis ke 20 Ribu Peserta Didik
Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:30:00 Wib Daerah
Kendalikan Banjir, Pemko Pekanbaru Siapkan Lahan Cekung untuk Waduk Baru
Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:30:00 Wib Daerah

