PEKANBARU - Kondisi cuaca panas di siang hari yang terjadi di Kota Pekanbaru saat ini, dapat memicu terjadinya kebakaran lahan. Masyarakat mesti mewaspadai kebakaran lahan ini.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekanbaru mencatat, Kecamatan Payung Sekaki paling banyak terjadi kebakaran lahan hingga pertengahan Februari 2026 ini.
Luas lahan yang terbakar di kecamatan itu mencapai 9,18 hektar. Lokasi kebakaran paling luas berada di Jalan Arjuna ujung, Kota Pekanbaru. Luas lahan terbakar mencapai tujuh hektar.
Total ada empat lokasi lahan terbakar di kecamatan tersebut. Tiga lokasi lainnya yakni Jalan Baung ujung, Jalan As Shofa dan Jalan Sidorukun ujung.
"Untuk saat ini lahan terbakar paling luas di Kecamatan Payung Sekaki," terang Kepala Pelaksana BPBD Kota Pekanbaru, Iwa Gemino, Sabtu (28/2/2026).
Menurutnya, total luas lahan terbakar di Kota Pekanbaru sampai saat ini mencapai 14,075 hektar. Kebakaran ini berlangsung dari Januari 2026 hingga pertengahan Februari 2026.
Dirinya mengatakan bahwa jumlah kejadian kebakaran mencapai 16 kejadian. Kebanyakan kejadian berlangsung pada Januari 2026 yakni sebanyak 11 kejadian.
"Kalau kejadian terbanyak pada bulan Januari, kalau Februari ini ada lima kejadian," ungkapnya.
Kondisi kebakaran lahan di Kota Pekanbaru masih terkendali. Hujan yang mengguyur kota dengan berbagai intensitas membantu pemadaman lahan terbakar.
Kualitas udara kota juga masuk dalam kategori baik. Tim BPBD Kota Pekanbaru juga siaga mengantisipasi ancaman kebakaran lahan.

