Pemko Pekanbaru Koordinasi ke Pemprov Perbaiki Jalan Rusak

Pemko Pekanbaru Koordinasi ke Pemprov Perbaiki Jalan Rusak
Pj Walikota Pekanbaru, Muflihun

PEKANBARU - Perbaikan jalan rusak masih menjadi salah satu pekerjaan prioritas Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru. Pasalnya, jalan rusak yang ada di sejumlah wilayah belum diperbaiki sepenuhnya. 

Pj Walikota Pekanbaru Muflihun mengatakan, jalan rusak yang ada di Kota Pekanbaru tidak hanya kewenangan pemerintah kota saja. Namun, ada beberapa ruas berstatus jalan Provinsi Riau. 

Muflihun menyebut, bahwa sejumlah ruas jalan di Kota Pekanbaru ada yang berstatus Jalan Provinsi Riau. Ia menyadari bahwa jalan itu menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Riau untuk membenahinya.

Pemerintah kota bakal berkomunikasi lagi dengan Pemerintah Provinsi Riau perihal perbaikan ruas jalan rusak. Ia menyebut pemerintah kota sudah berkomunikasi dengan pemerintah provinsi.

"Kayak Sudirman, yang besar-besar itu provinsi semua, tinggal mungkin komunikasi saja, mulai hari ini kita sudah berkomunikasi baik," terang Muflihun, Senin (25/3). 

Dirinya berharap untuk ke depannya perbaikan ruas jalan itu tidak diperdebatkan. Ia mengaku pemerintah punya kewenangan masing-masing dalam membenahi ruas jalan yang rusak.

Muflihun berharap perbaikan ruas jalan rusak maupun infrastruktur lainnya sesuai dengan kewenangan masing-masing. Ia menilai hal itu membuat perbaikan lebih optimal.

"Tahu tugas masing-masing, pemko di sini rusak dibetulkan, banjir di sini gara-gara sungai, ada BWSS pusat," jelas Muflihun. 

Dirinya menyebut pemerintah kota tidak mungkin membenahi semuanya. Apalagi kemampuan keuangan pemerintah kota terbatas begitu juga dengan peralatan pendukung.

"Mau kita robohi semua parit, uangnya dari mana, makanya masyarakat harus tahu kondisi ini," ungkapnya.

Muflihun memastikan semua orang pasti menginginkan kondisi ruas jalan dalam kondisi baik. Pemerintah kota juga ingin permasalahan banjir di Kota Pekanbaru segera teratasi.

"Makanya tinggal waktu saja, hari ini kita berupaya untuk mengatasi masalah ini," pungkasnya. 

Berita Lainnya

Index