Masyarakat Diingatkan Jangan Mudah Percaya Hoax Jelang Pemilu

Masyarakat Diingatkan Jangan Mudah Percaya Hoax Jelang Pemilu
Sekdako Pekanbaru, Indra Pomi Nasution

PEKANBARU - Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru, Indra Pomi Nasution mengingatkan masyarakat agar jangan mudah percaya dengan informasi hoax atau kabar bohong di media sosial. Banyak hoax bermunculan jelang Pemilu 2024 yang bergulir pada 14 Februari 2024. 

"Jangan masyarakat terpengaruh informasi hoax jelang Pemilu ini," kata Sekdako Pekanbaru Indra Pomi Nasution, Selasa (6/2/2024). 

Menurutnya, kabar hoax bisa membuat masyarakat terprovokasi sehingga bisa menganggu stabilitas jelang pemilu. Ia mengajak masyarakat untuk bijak saat menerima informasi seputar pemilu dari media sosial.

Dirinya mengaku pada setiap kesempatan menyampaikan agar masyarakat tidak mudah percaya dengan informasi yang salah. Ia menyebut hal itu bisa memicu situasi yang tidak kondusif.

Indra mengaku sudah menyampaikan hal ini kepada masyarakat dan jajaran ASN.  Ia menyampaikan kepada masyarakat untuk datang ke TPS pada 14 Februari 2024.

Mereka bisa memberikan hak suaranya sehingga meningkatkan jumlah partisipasi pemilih. Ia menilai Pemilu adalah kesempatan bagi masyarakat untuk menentukan arah dari kota lima tahun ke depan.

Dirinya menyebut bahwa pemerintah kota menargetkan partisipasi pemilih pada Pemilu bisa mencapai 90 persen. Ia mengatakan bahwa pada tahun lalu tingkat partisipasi pemilih sebanyak 80 persen.

Indra menambahkan bahwa sosialisasi Pemilu lewat flyer hingga baliho. Ada juga imbauan serupa di kantor pemerintah agar masyarakat bisa datang ke TPS pada 14 Februari 2024.

"Kami juga mengingatkan agar ASN netral, jangan sampai berpihak ke satu pasangan calon maupun ke caleg yang maju dalam Pemilu 2024," paparnya.

Dirinya menyebut bahwa pemerintah kota bersinergi dengan TNI dan Polri. Mereka juga bersinergi dengan KPU Kota Pekanbaru dan Bawaslu Kota Pekanbaru.

Berita Lainnya

Index