Uji Coba Tol Bangkinang-Pangkalan Saat Nataru Tunggu Keputusan Pusat

Uji Coba Tol Bangkinang-Pangkalan Saat Nataru Tunggu Keputusan Pusat
Gerbang Tol Bangkinang

PEKANBARU - Uji coba Jalan Tol Bangkinang-Pangkalan tahap 1, tepatnya ruas Bangkinang-Tanjung Alai, XIII Koto Kampar dalam menyambut libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru) masih menanti keputusan pusat. 

Pengoperasian jalan tol sepanjang 24,7 kilometer (Km) tersebut masih menunggu keputusan resmi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

"Untuk uji coba Jalan Tol Bangkinang - XIII Koto Kampar masih menunggu keputusan resmi Kementerian PUPR," ujar Branch Manager Tol Pekanbaru-Dumai dan Pekanbaru-Bangkinang Jarot Seno Wibawa, Selasa (19/12/2023).

Jika beroperasi, maka dari Pekanbaru, perjalanan darat tidak hanya sampai ke Bangkinang, namun bisa diteruskan hingga XIII Koto Kampar, tepatnya di Desa Tanjung Alai.

Untuk pengoperasian Jalan Tol Bangkinang-Pangkalan tahap 1 tersebut, pihaknya juga telah melaksanakan koordinasi dengan Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau terkait pembukaan lajur Tol Bangkinang-Koto Kampar dan akan menunggu keterangan resmi dari kementrian terkait untuk hasilnya.

"Kita telah melakukan paparan bersama Komisi terkait di DPRD Riau. Untuk hasilnya apakah nanti akan dibuka untuk uji coba saat Nataru, kita akan menunggu keterangan resmi dari kementerian," ujarnya.

Namun, Jarot memastikan, jika nantinya ruas tol ini dibuka untuk uji coba, pihaknya telah mempersiapkan dari sisi pelayanan dan keamanan untuk kenyamanan pengguna jalan tol.

"Dari sisi kesiapan ruas jalan yang menyambungkan Tol Pekanbaru-Bangkinang ini secara menyeluruh sudah siap," tutupnya.

Direktur Operasi III Hutama Karya, Koentjoro mengatakan, jika dalam menyambut liburan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru), pihaknya telah mempersiapkan berbagai persiapan, baik peningkatan kualitas jalan dan lainnya.

"Kami berharap dengan berbagai persiapan yang telah dilakukan, arus libur Nataru di JTTS dapat berjalan dengan lancar dan kinerja para personil yang bertugas agar terus memberikan pelayanan optimal, serta sebagai tanda kesiapan seluruh tim memastikan jalan tol yang dikelola sudah aman dan siap dilalui oleh pengguna jalan," kata Koentjoro.

Selain itu, peningkatan kualitas jalan tol dengan melakukan pemeliharaan, khususnya pada Ruas Terbanggi Besar - Pematang Panggang - Kayu Agung dan Ruas Pekanbaru - Dumai dengan metode beton rigid maupun pemeliharaan rutin seperti scraping, filling & overlay (SFO) atau pengelupasan dan pelapisan kembali juga telah dilakukan.

"Kami memastikan pemeliharaan tersebut telah rampung, sehingga tidak berdampak pada lalu lintas libur Nataru mendatang," sebutnya.

Selama arus libur Nataru, Hutama Karya mengoperasikan sepanjang 589 Km JTTS yang terdiri dari 9 ruas JTTS yang telah beroperasi dengan tarif yaitu Tol Terbanggi Besar - Kayu Agung (189 Km), Tol Palembang - Indralaya (21,93 Km), Tol Bengkulu - Taba Penanjung (17,8 Km), Tol Pekanbaru - Dumai (131 Km), Tol Pekanbaru - Bangkinang (31 Km), Tol Binjai - Langsa Seksi 1 (Binjai - Stabat) (11 Km), dan Tol Sigli - Banda Aceh (Seulimeum - Blang Bintang) (35,85 Km) serta 2 (dua) ruas tol yang berada di Pulau Jawa yaitu Tol JORR-S (14,25 Km) dan Akses Tanjung Priok (11,4 Km).

Termasuk 5 ruas yang masih belum bertarif atau gratis yaitu Tol Indralaya - Prabumulih (64,5 Km), Tol Binjai - Langsa (Stabat - Kuala Bingai) (8 Km), Tol Indrapura - Lima Puluh (15 Km), Tol Sigli - Banda Aceh (Blang Bintang - Baitussalam) (12,7 Km) dan Tol Indrapura - Tebing Tinggi (26,23 Km) yang dikelola oleh PT Hutama Marga Waskita (Hamawas),

"Rencananya akan mengoperasikan tanpa tarif sepanjang 53 Km jalan tol yang terdiri dari Tol Bangkinang - Tanjung Alai (24,7), Tol Kuala Bingai - Tanjung Pura (19 Km) dan Kuala Tanjung - Indrapura (9,47 Km)," pungkasnya.**

Berita Lainnya

Index