PEKANBARU - Empat tahun bertransformasi menjadi bank syariah, Bank Riau Kepri (BRK) Syariah kini dihadapkan pada harapan besar agar perubahan tersebut tidak berhenti sebatas label.
Prinsip syariah dan kebermanfaatan bagi masyarakat dinilai harus benar-benar menjadi napas dalam setiap pelayanan dan program yang dijalankan.
Pesan itu disampaikan Ketua Umum DPH LAMR Provinsi Riau, Datuk Seri H. Taufik Ikram Jamil, di momentum empat tahun perjalanan BRK Syariah pada 2026 ini.
Menurut Taufik, konversi BRK menjadi BRK Syariah membawa konsekuensi sekaligus tanggung jawab besar. Status sebagai bank syariah harus dibuktikan melalui konsistensi dalam menjalankan prinsip syariah, bukan hanya dalam nama maupun identitas kelembagaan.
Ia mengingatkan agar BRK Syariah tetap berpegang teguh pada prinsip syariah dalam setiap program dan pelayanan kepada masyarakat.
"Empat tahun sudah melangkah, meniti jalan penuh amanah. Berpegang teguh pada syariah menjunjung marwah negeri dan ummah," kata Taufik, dikutip dari Riau24.com.
Tak hanya soal prinsip syariah, Taufik juga menyoroti pentingnya menjaga filosofi awal berdirinya BRK. Menurutnya, bank tersebut semestinya tidak sekadar tumbuh sebagai lembaga keuangan, tetapi juga harus mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat luas.
"Dari tanah Melayu tempat bertuah, bukan sekadar tumbuh menjadi lembaga, tetapi hadir membawa manfaat dan maslahat," ujarnya.
Ia berharap BRK Syariah mampu memanfaatkan seluruh sumber daya dan potensi yang dimiliki untuk memperkuat ekonomi umat. Peran tersebut dinilai penting agar keberadaan bank daerah tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan lembaga, tetapi juga memberi dampak terhadap kehidupan ekonomi masyarakat.
Selain itu, BRK Syariah diharapkan tetap membawa semangat Melayu dalam menjalankan perannya di Riau dan Kepulauan Riau. Nilai tersebut dinilai menjadi bagian penting dari identitas bank yang lahir dan berkembang dari tanah Melayu.
"Semoga Bank Riau Kepri Syariah terus kukuh menjadi tempat bertaut, menjadi sahabat masyarakat, menguatkan ekonomi umat, dan turut menegakkan marwah Melayu di bumi Riau dan Kepulauan Riau," pungkasnya.