PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, terus mempercepat pembangunan infrastruktur jalan sebagai salah satu program prioritas pada tahun ini. Hingga pertengahan tahun, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pekanbaru telah mengerjakan pengaspalan sepanjang sekitar 23,128 kilometer yang tersebar di sejumlah ruas jalan di berbagai kecamatan.
Kepala Dinas PUPR Kota Pekanbaru, Edward Riansyah mengatakan pekerjaan pengaspalan masih terus berlangsung dan akan dimaksimalkan hingga akhir tahun. Agar, target yang telah ditetapkan pemko dapat tercapai.
"Pengaspalan yang telah berjalan saat ini mencapai sekitar 23 kilometer dan tersebar di 19 ruas jalan. Pekerjaannya masih dalam proses dan akan terus kami maksimalkan," kata Edward Riansyah, Selasa (28/7/2026).
Diharapkan, progres pekerjaan terus meningkat. Sehingga, capaian pengaspalan pada tahun ini dapat menyamai bahkan melampaui realisasi tahun sebelumnya.
"Mudah-mudahan target yang disampaikan wali kota dapat terealisasi. Harapan kami, capaian pengaspalan hingga akhir tahun ini bisa menyamai bahkan melampaui realisasi tahun sebelumnya," ucap Edu sapaan akrabnya.
Ruas jalan yang telah, sedang, dan akan diaspal meliputi Jalan Cemara Gading sepanjang 663 meter, Jalan Cemara Tretes 250 meter, Jalan Cemara Kipas 1,007 kilometer, Jalan Cemara Kipas IV 274 meter, Jalan Kamboja 650 meter, Gang sepanjang 73 meter, Jalan Cemara Salju 100 meter, Jalan Abadi 465 meter, Jalan Anggrek Keluarga 45 meter, serta Gang Anggrek III sepanjang 45 meter. Seluruh ruas tersebut berada dalam satu lingkungan.
Selain itu, pekerjaan juga dilakukan di Jalan Telok Leok sepanjang 2,670 kilometer, Jalan Rindang 1,026 kilometer, Jalan Bunga Raya 449 meter, Jalan Rambutan 1,250 kilometer, Jalan Khadijah Ali 296 meter, Jalan Karet 214 meter, Jalan Geringging 355 meter, Jalan Beringin 1,513 kilometer, Jalan Nurul Amal 1,383 kilometer, Jalan Garuda dan Jalan Irkab sepanjang 1,389 kilometer, Jalan Sekolah 1,052 kilometer.
Kemudian Jalan Teratai 800 meter, Jalan Cempaka 900 meter, Jalan Tengku Mahmud II sepanjang 265 meter, Jalan Pesisir 2,300 kilometer, Jalan Sri Palas 1,200 kilometer, Jalan Wijaya, Jalan Vanick, dan Jalan Kemin sepanjang 935 meter, Jalan Embun Pagi 150 meter, serta Jalan Tanjung Batu 1,750 kilometer dan Jalan Puyuh Mas sepanjang 573 meter.
Pemko Pekanbaru menargetkan percepatan pembangunan infrastruktur jalan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Selain memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan, perbaikan infrastruktur diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi di berbagai wilayah.
Sementara itu, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mengatakan, pemko terus melanjutkan perbaikan jalan rusak secara bertahap di seluruh wilayah kota. Sejumlah ruas jalan, seperti Jalan Beringin, Jalan Merak, dan Jalan Cendrawasih, saat ini masih dalam proses pengerjaan.
"Saya sudah turun melakukan peninjauan langsung untuk memastikan kualitas pekerjaan sekaligus menyerap aspirasi masyarakat," ujarnya.
Ia menyebut Jalan Beringin menjadi salah satu prioritas. Karena, jalan ini selama bertahun-tahun belum beraspal dan kerap menyulitkan aktivitas warga. Pemko bahkan meninggikan badan jalan sekitar 70 sentimeter sebelum dilakukan pengaspalan.
"Bahkan pernah ada ibu hamil yang mengalami keguguran setelah melintasi jalan tersebut. Saking rusaknya, jalan itu pernah ditanami pohon pisang sebagai bentuk protes warga," ungkapnya.
Pemko Pekanbaru akan terus mempercepat pembangunan infrastruktur jalan. Namun, seluruh pekerjaan tetap dilaksanakan melalui tahapan perencanaan dan penganggaran. Supaya, hasilnya berkualitas serta memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.