Dorong Akuisisi Nasabah dan UMKM, Funding Officer BRK Syariah Praktik Lapangan di CFD Pekanbaru

Senin, 02 Februari 2026 | 14:20:36 WIB

PEKANBARU – PT Bank Riau Kepri Syariah (Perseroda) menutup rangkaian Pelatihan, Evaluasi, dan Monitoring Funding Officer Tahun 2026 Wilayah Riau Daratan dengan praktik lapangan di kawasan Car Free Day (CFD) Pekanbaru, Minggu (1/2/2026).

Dalam kegiatan tersebut, para funding officer turun langsung melakukan prospek kepada masyarakat dan pelaku usaha di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman hingga Jalan Gajah Mada. Momentum CFD dimanfaatkan sebagai sarana implementasi materi pelatihan, khususnya dalam memperluas akuisisi nasabah dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Para peserta aktif memperkenalkan berbagai produk dan layanan BRK Syariah, termasuk layanan pembayaran digital QRIS. Sejumlah pedagang dan pelaku UMKM menyambut positif layanan tersebut karena dinilai memudahkan transaksi non-tunai, aman, dan sesuai dengan kebutuhan usaha di era digital.

Selain menurunkan Oto Banking BRK Syariah, kegiatan marketing di ruang publik tersebut juga dilaksanakan melalui kolaborasi dengan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Riau yang menghadirkan Mobil Samsat Keliling (Samkel), serta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Riau melalui Mobil SiMolek untuk mendukung edukasi dan literasi keuangan kepada masyarakat.

Kegiatan praktik lapangan ini turut dihadiri dan ditutup langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Utama BRK Syariah, Helwin Yunus. Dalam arahannya, Helwin memberikan motivasi dan semangat kepada para peserta agar terus proaktif menjalin komunikasi dengan masyarakat.

Ia juga mengajak seluruh insan BRK Syariah untuk bersama-sama mengambil peran dalam memberikan edukasi dan meningkatkan inklusi keuangan syariah di tengah masyarakat.

“Kehadiran kita di ruang publik seperti CFD bukan semata-mata untuk memasarkan produk, tetapi juga untuk memberikan edukasi keuangan syariah dan mendorong inklusi keuangan masyarakat,” ujar Helwin.

Pemimpin Divisi Dana dan Digital Banking BRK Syariah, Edi Wardana, yang turut mendampingi kegiatan tersebut, mengatakan praktik lapangan menjadi bagian penting dalam pembentukan kompetensi funding officer.

“Kegiatan ini dirancang agar funding officer tidak hanya memahami konsep di ruang pelatihan, tetapi juga mampu mengimplementasikannya secara langsung di tengah masyarakat. Di lapangan, mereka belajar membangun kedekatan dan menawarkan solusi yang relevan dengan kebutuhan nasabah,” kata Edi.

Sebelumnya, Pelatihan, Evaluasi, dan Monitoring Funding Officer Tahun 2026 Wilayah Riau Daratan telah berlangsung selama empat hari, mulai 29 Januari hingga 1 Februari 2026, di Ballroom Menara Dang Merdu BRK Syariah. Kegiatan ini diikuti sekitar 100 pegawai dari berbagai fungsi layanan.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, BRK Syariah menargetkan peningkatan produktivitas funding, penguatan kompetensi sumber daya insani, serta percepatan transformasi digital layanan perbankan syariah yang adaptif dengan kebutuhan masyarakat.

Terkini